Telp (+62) 8787 201 9001

 

Laboratorium harus menjamin mutu hasil dari hasil pengujian atau kalibrasi yang dilakukan. penjaminan mutu hasil pengujian ini diatur dalam ISO/IEC 17025:2017 klausal 7.7 memastikan keabsahan hasil. Oleh sebab itu laboratorium yang hendak menerapkan ISO/IEC 17025 harus menetapkan program penjaminan mutu hasil pengujian atau kalibrasinya sesuai persyaratan klausan 7.7 tersebut.

Tatacara yang dipersyaratkan dalam klausal 7.7 tersebut adalah :

  1. laboratorium harus memiliki prosedur validasi dan verivikasi metode pengujian dan kalibrasi

  2. memanfaatkan teknik statistik seperti membuat control chart dari kegiatan pengujian atau kalibrasi yang dilakukan

  3. melakukan pengacakan antara diantara rentang waktu kalibrasinya.

  4. melakukan pengujian ulang serta blind sample.

  5. berpartisipasi dalam kegiatan uji profisiensi atau uji banding laboratorium

Untuk dapat melaksanakan program-program penjaminan mutu tersebut maka pada pelatihan ini akan di bahas hal-hal sebagai berikut :

1. Dasar-dasar statistik (mean, median, simpangan, dll)

2. Pembuatan kontrol chart

3. Cara mengevaluasi hasil uji banding (En Number)

4. Cara melakukan seleksi data ( sebelum dilakukan perhitungan lebih lanjut dengan uji dixon, cochran, dan grub)

5. Uji homogenitas (uji t,f, dan kurva horwitz).

6. Uji linieritas (persamaan regresi dan R2  )

7. Cara mengevaluasi uji profisiensi (robust Z-Score)

 

Pada pelatihan ini pseserta akan mendapatkan : 

1.     Evaluasi Pre Test dan Post Test

2.     Sertifikat training

3.     Materi Pelatihan dan contoh – contoh prosedur serta perhitungan Jaminan mutu hasil pengujian atau kalibraasi dalam bentuk Softcopy dan Hardcopy

4.  Workshop perhitungan Jaminan Mutu Hasil pengujian atau kalibrasi dan dokumentasi prosedur serta pembuatan laporan program jaminan mutu hasil pengujian atau kalibrasi

5.    Bimbingan gratis melalui WA selama 1 bulan setelah pelatihan

 

 

Salah satu persyaratan untuk mengimplementasikan dan memperoleh akreditasi SNI ISO/IEC 17025 adalah melaksanakan Audit Internal. Secara umum program dan pelaksanaan audit internal diatur dalam ISO 19011 “Panduan Audit Sistem Manajemen”. Akan tetapi terkait dengan standar ISO/IEC 17025:2017 ini maka audit yang dilakukan bukan sekedar mengevaluasi Sistem Manajemen dari laboratorium saja akan tetapi perlu juga memeriksa terkait hal – hal teknis terkait kompetensi Laboratorium.

Hal – hal teknis terkait dengan laboratorium diantaranya adalah bagaimana kegiatan validasi dan verifikasi metode pengujian/kalibrasi yang digunakan serta jaminan mutu hasil pengujian/kalibrasi yang dilaksanakan. Pemahaman tatacara melakukan terhadap hal – hal tersebut akan dibahas dalam materi pelatihan Audit Internal ISO/IEC 17025 ini selain mengaudit sistem manajemen laboratorium sesuai panduan ISO 19011.

Pelatihan audit internal berbasis ISO 19011 secara umum terdiri dari, Pemilihan tim Audit, Perencanaan Audit, Audit Dokumen, Audit Kinerja serta peningkatan dari sistem manajemen. Adapun audit dari sisi ISO/IEC 17025 akan membahas terkait evaluasi Hasil Pengujian, Evaluasi angka ketidakpastian, Ketertelusuran, kompetensi SDM dan bagaiman laboratorium menjamin hasil pengujian atau kalibrasi yang dilakukannya.

Setelah menerima pelatihan audit internal ISO/IEC 17025 ini peserta diharapkan memiliki kemampuan untuk memastiakn implementasi ISO/IEC 17025 di organisasinya berjalan secara efektif dan sesuai dengan persyaratan ISO/IEC 17025. 

Tujuan Pelatihan

Untuk meningkatan kompetensi auditor terkait tatacara mengaudit implementasi standar ISO/IEC 17025 sehingga dapat melakukan audit secara efisien dan efektif. 

 

Materi yang akan disampaikan :

Pengantar menuju Audit

Kompetensi dan Etika Seorang Auditor

Persyaratan SNI ISO/IEC 17025 dari perspektif seorang auditor

Membuat Audit Plan

Melakukan Audit

Membuat Laporan Audit

Kegiatan Pasca Audit (Improvement) 

 

Pada pelatihan ini peserta akan mendapatkan :

1.      Evaluasi Pre Test dan Post Test

2.      Sertifikat training

3.      Materi Pelatihan dalam bentuk Softcopy dan Hardcopy

4.      Contoh – contoh kasus audit Internal ISO/IEC 17025 serta perbaikannya

5.      Bimbingan gratis melalui WA selama 1 bulan setelah pelatihan

 

 

 

 

 

  

 PT Menara Sains dan Teknologi kembali mengadakan training/pelatihan untuk bulan februari tahun 2019, baik untuk perorangan maupun untuk perusahaan. 

 

Silabus Pelatihan ISO/IEC 17024:2012 adalah sebagai berikut :

              ·         Overview Sertifikasi person di Dunia (IAF/PAC)

            ·         Sistem Sertifikasi Person KAN dan non KAN di Indonesia

             ·         Persyaratan ISO/IEC 17024

                       1.    Ruang Lingkup

                       2.    Acuan Normatif

            3.    Istilah dan Definisi

            4.    Persyaratan Umum

            5.    Persyaratan Struktural

            6.    Persyaratan Sumber Daya

            7.    Persyaratan Rekaman dan Informasi

            8.    Skema Sertifikasi

           9.    Persyaratan proses sertifikasi

          10. Persyaratan sistem manajemen

·         Kebijakan Teknis dan Independensi dalam Penerapan ISO/IEC 17024

·         Analisa konflik dan impartialitas dalam Penerapan ISO/IEC 17024

·         Penilaian (Assessment) Person dan Pengambilan Keputusan Sertifikasi Person

·         Pengembangan Skema Sertifikasi Person

Output PELATIHAN

Dari  kegiatan pelatihan ini, diharapkan luaran (output) antara lain sebagai berikut:

a.    Pemahaman persyaratan dan Implementasi standar ISO/IEC 17024:2012.

b.    Memahami cara penilaian atau evaluasi kompetensi dan Pengambilan Keputusan Sertifikasi Person 

c.    Memahami cara mengembangkan Skema Sertifikasi

 

 

 

Informasi Lebih Lanjut dapat menghubungi :

Email               : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Telp/WhatsUp  : (+62) 878-7201-9001

 

 

 

               Validasi metode merupakan salah satu persyaratan yang terdapat dalam standar ISO 17025:2017. Meskipun metode pengujian atau kalibrasi yang digunakan menggunakan metode standar, laboratorium tetap diminta untuk melakukan verifikasi, apalagi jika metode yang digunakan merupakan metode yang sudah dilakukan modifikasi atau pengembangan maka metode pengujian atau kalibrasi tersebut harus divalidasi terlebih dahulu sebelum digunakan.

Komentar Terbaru

Klien